Postingan

Sticky Sidebar



○ ■ ¤¤¤¤¤ AGEtv

Dalil bendera rasulullah terkait tulisan, kain dan warnanya

Gambar
AR-RAYYAH DAN AL-LIWA ADALAH PANJI DAN BENDERA RASULULLAH! Segala puji bagi Allah yang menciptakan kehidupan dan kematian. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasul pembawa rahmat bagi sekalian alam. Amma ba’du. Terdapat pada Banyak Hadits Shahih Sebenarnya agak malas menanggapi anggapan bahwa ar-rayah dan al-liwa yang bertuliskan kalimah tauhid adalah bendera kelompok dakwah tertentu yang mencatut kalimah syahadat, seperti kicauan Guntur Romli dalam akun twitternya. Tapi karena banyaknya pertanyaan via inbox, akhirnya saya mau buat sedikit penjelasan sebagai penegasan bagi mereka yang bertanya. Bukan untuk Guntur Romli. Bahwa terdapat banyak hadits shahih atau minimal hasan yang menyebutkan bahwa rayah (panji) Rasul berwarna hitam dan liwa (bendera)nya berwarna putih, seperti hadits riwayat Imam Tirmidzi, عن ابن عباس قال كانت راية رسول الله -صلى الله عليه وسلم- سوداء ولواؤه أبيض عن جابر أن النبى -صلى الله عليه وسلم- دخل مكة ولواؤه أبيض Hadits riwayat Im...

Hadist Hadist Terkait Dua Kalimat Syahadat

Gambar
Berikut hadist hadist terkait dua kalimat syahadat dan keutamaannya   ‏ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، قَالَ أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالْحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ ‏"‏‏.‏ Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa dia berkata, telah mengabarkan kepada kami Hanzhalah bin Abu Sufyan dari 'Ikrimah bin Khalid dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Islam dibangun diatas lima (landasan); persaksian tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadlan". (HR.Bukhari) حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، كِلا...

Wajibnya Memahami Hakikat Dua Kalimat Syahadat

Gambar
Pentingnya memahamai Dua Kalimat Syahadat - Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduknya sebagian besar muslim. Bahkan, negara kita ini termasuk negara muslim terbesar di dunia. Apabila seluruh penduduk muslim di Timur Tengah dikumpulkan menjadi satu, jumlahnya masih lebih banyak Indonesia. Namun dengan jumlah muslim yang besar ini, kebanyakan dari mereka belum memahami benar agama yang dianutnya sendiri. Kebanyakan masih kurang memahami apa itu Islam, bahkan tidak memahami dua kalimat syahadat, kalimat yang sangat penting dalam agama ini. Sedikit banyak telah ada beberapa salah persepsi mengenai dua kalimat syahadat. Padahal bila kita salah dalam memahami dua kalimat syahadat ini, bisa dipastikan dalam melaksanakan ibadah selanjutnya akan ada kesalahan di sana sini. Apalagi mengucapkan dua kalimat syahadat adalah bagian dari rukun Islam yang pertama. Untuk itu marilah kita kaji kembali, mengapa dua kalimat syahadat ini begitu penting. Syahadatain (dua kalimat syah...

Memahami Makna laa ilaha Illa Allah Wajib

Gambar
M emahami Makna laa ilaha Illa Allah Wajib - Memahamai makma kalimat tauhid laa ilaha Illa Allah wajib sama wajibnya seperti orang yang mau menjalankan kewajiban shalat namum belum tahu makna , sarat dan rukun serta yang dapat membatalkannya. Begitupula seorang Muslim wajib memahami makna hakikat yang trkadung dalam kalimat syahadat tersebut. karena seseorang tidak akan syah pernyataan ikran syahadatnya jika belum memahami makna tauhid ikrarnya itu. Olehkarenaitu  berikut ini makna daripada kalimat tauhid yang tertulis dalam bendera rasulullah bendera umat Islam seduaia.

Kebenaran Iman Seseorang di ukur dengan meninggalkan aturan kufur

Gambar
Kebenaran Iman Seseorang di ukur dengan meninggalkan aturan kufur - Banyak ayat dan hadist yang menjelaskan bahwasanya kebenaran keimanan seseorang atau syarat   utama diterima iman seseorang adalah PENOLAKNNYA PADA ATURAN KUFUR. Artinya jika seorang Muslim dalam pengakuan keimannya, jika keimannya atau jika amal ibadahnya mau diteriam Allah swt adalah dirinya harus mengamalkan satu syarat terbesar dalam iman, yaitu dirinya saat itu juga harus meninggalkan aturan kufur yakni aturan buatan manusia (demokrasi-kapitalisme, komunisme dll yang serupa selain islam).  Jika seorang muslim belum menolak (secara keyakinan dan perbuatan), dan belum meninggalkan atauran buatan manusia dalam kehidupannya, maka sudah dipastikan imannya tidak diterima Allah, syahadatnya juga tidak diterima Allah serta amal ibadahnya juga sia-sia artinya tidak diterima Allah. kenapa demikian? jawabanya adalah: "Karena siapa saja orang Muslim yang membuat atau membenarkan atau menjalankan s...

Sikap Tegas Menyikapi Penguasa Zalim

Gambar
PENGUASA ZALIM, BAGAIMANA MENYIKAPINYA?  Allah SWT berfirman:   “janganlah kalian cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kalian disentuh api neraka. Sekali-kali kalian tidak mempunyai seorang penolong pun selain Allah, kemudian kalian tidak akan diberi pertolongan”  (Qs. Hud [11]: 113).  Imam al-Qurthubi menafsirkan kata wa laa tarkanuu dengan ungkapan, “janganlah kalian menyandarkan diri,” atau, “janganlah kalian berdiam diri terhadap sesuatu atau meridoainya, “Sedangkan Qatadah dan ikrimah menafsirkannya dengan menyatakan”janganlah kalian berkasih sayang dengan mereka dan janganlah pula kalian menaati mereka” Ayat diatas menjadikan dalil yang sering digunakan oleh para fuqoha untuk melarang (mengharamkan) kaum Muslim condong kepada penguasa zalim. Namun demikian, terdapat dalil-dalil lain—berupa sejumlah hadist mengharuskan kaum Muslimin untuk mentaati penguasa, meskipun mereka bersikap zalim. Dalil-dalil mereka tersebut, menu...

Persatuan Umat Islam Butuh Khilafah

Gambar
Persatuan Umat Islam Butuh Khilafah - Persatuan Umat Islam sedunia secara spiritual dan politik adalah keniscayaan yang tidak bisa terbantahkan. Pentingnya persatuan umat Islam sedunia ini dilandasi oleh: (1) asfek normatif (syariah), yakni perintah dalam Al-Qur’an dan as-Sunnah mengenai kewajiban umat untuk  bersatu; (2) asfek historis (sejarah), yakni umat Islam selama berabad-abad bersatu dalam sejarah emas Kekhilafahan Islam: (3) fakta empirik saat ini, yakni umat memang butuh untuk membangun persatuan dalam menghadapi berbagai tantrangan global kedepan. Asfek pertama: Secara normatif umat Islam tidak hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan yang satu (Allah SWT), menghadap kekiblat yang satu  (Ka’bah), berpedoman pada kitab yang satu (al Qur’an) serta meneladani Rasulullah saw yang sama (Rasulullah saw). Mereka juga diperintahkan hidup bermasyarakat dibawah kepemimpinan yang satu. Itulah Khilafah Islamiyah yang dipimpin seorang Khalifah. Persatuan umat diba...